SELAMAT DATANG DI BLOG KAMI

ANDA MENCARI HERBAL NASA, PELUANG BISNIS NASA, DENGAN BERBAGAI MACAM PAKET HERBAL, PAKET PELANGSING, PAKET HERBAL DEPRESI, PAKET JANTUNG, PAKET KENCING MANIS, INFO LEBIH LANJUT MR ROFIQI 082142161340 (WA)
Tampilkan postingan dengan label PERKEBUNAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PERKEBUNAN. Tampilkan semua postingan

Pupuk Organik Granul Modern SUPERNASA

Minggu, 04 Desember 2016


Pupuk Organik Granul Modern SUPERNASA 


https://wwwpeluangbisnisonlinedanoffline.blogspot.co.id/

 

Teknologi PT. NATURAL NUSANTARA membuat suatu inovasi-inovasi baru dalam bidang pupuk organik mikro ke arah penyempurnaan berbagai bentuk pupuk organik, dengan mengasilkan berbagi jenis pupuk organik, salah satunya berbentuk granule (butiran) mulai kualitas standar hingga tinggi (premium). Pupuk organik Granul Modern SUPERNASA mempunyai banyak pilihan dosis penggunaan, tersedia dosis 50 Kg / Ha, 300-500 Kg/Ha atau sesuai permintaan.


Sudah banyak pembuktian di lapangan dengan penggunaan pupuk Organik Granule NASA ini, dan rata-rata mereka sangat puas menggunakannya. Di tanaman bawang merah dan perkebunan-perkebunan hasilnya sangat baik.

Pupuk Organik Granul NASA dibungkus dalam bentuk karung dengan berat 10 kg.
Terobosan teknologi pupuk organik bentuk granule ( Granule Modern) :

    Kualitas tinggi : kandungan lengkap,
    Praktis : dosis cukup 50 kg/ha,
    Ekonomis : meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil panen, mengurangi pupuk NPK sampai 50 %, mengurangi biaya transport & tenaga kerja karena dosis sedikit.

Formula khusus untuk semua jenis tanaman yang dibuat dari murni bahan-bahan organik dengan fungsi yaitu :
Fungsi Utama

1. Memperbaiki lahan-lahan yang rusak, karena :

    Meningkatkan kesuburan fisik : memperbaiki tanah yang keras berangsur – angsur menjadi gembur,
    Meningkatkan kesuburan khemis : memberikan semua jenis unsur makro, unsur mikro, enzim dan ZPT yang dibutuhkan bagi tanaman,
    Meningkatkan kesuburan biologis : membantu perkembangan mikroorganisme tanah yang bermanfaat bagi tanaman.

2. Mengurangi jumlah penggunaan pupuk NPK (Urea, TSP dan KCl) sebesar + 50%.
Fungsi Lain :

    Meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi tanaman,
    Melarutkan sisa-sisa pupuk kimia dalam tanah, sehingga dapat dimanfaatkan tanaman kembali,
    Memacu pertumbuhan tanaman, merangsang pembungaan dan pembuahan serta mengurangi kerontokan bunga dan buah,
    Meningkatkan daya tahan tanaman karena kecukupan nutrisi yang dibutuhkan.

Kelebihan Lain Supernasa Granule Modern (Super-G):

    Bentuknya mantap dan tidak mudah hancur,
    Tahan lama dan mempermudah proses penyimpanan,
    Dengan bentuk granule, aplikasi pupuk dapat dilakukan lebih mudah (bersamaan atau terpisah dengan pupuk makro / NPK),
    Formula khusus sehingga tanaman dapat tumbuh dan berproduksi dengan hasil yang optimal.

Cara Penggunaan :

    Pupuk Organik Granule Modern SUPER-G disebarkan merata ke lahan bersama pupuk makro sebagai pupuk dasar sebelum tanam dan 30 hari setelah tanam untuk tanaman pangan,
    Pupuk Organik Granule Modern SUPER-G disebarkan dalam barisan tanaman atau sekitar lubang tanam di awal tanam untuk tanaman sayuran daun/buah,
    Pupuk Organik Granule Modern SUPER-G disebarkan ( dibenamkan ke dalam tanah + 10 cm lebih efektif ) melingkar selebar lingkaran tajuk tanaman untuk tanaman buah-buahan, perkebunan dan kehutanan.

Kandungan Unsur Hara Esensial Lengkap (Makro – Mikro)

N 0.85%, P2O2 3.20%, K2O 2.28%, C ORGANIK 17.41%, Zn 1252.84 ppm, Cu 432.65 ppm, Mn 830.79 ppm, Co 2.22 ppm, Mo <0.200 ppm, Fe 7551.03 ppm, B 2322.40 ppm, pH 7.76, C/N ratio 20.48, Kadar Air 14.56%
Sifat Fisik :

    Bentuk = Granul
    Ukuran = 2 – 5 mm/butir
    Kadar Air (%) = 14.56 %
    Kemasan = @10kg/zak

Demikina info kemajuan teknologi pupuk pertanian dari https://wwwpeluangbisnisonlinedanoffline.blogspot.co.id/ yang bisa disumbangsihkan kepada para Petani Indonesia.
Selamat mencoba dan sukses selalu untuk anda.

Solusi Mudah Kelengkeng Mandul


Solusi Mudah Kelengkeng Mandul 

https://wwwpeluangbisnisonlinedanoffline.blogspot.co.id/



Tanaman kelengkeng hanya bisa ditanam di daerah dataran tinggi dengan kondisi suhu udara yang relatif sejuk. Sejalan dengan perkembangan jaman kini buah kelengkeng tidak hanya bisa dinikmati oleh masyarakat dataran tinggi, masyarakat dataran rendahpun kini bisa menikmati manisnya kelengkeng, akan tetapi biasanya tidak mau berbunga dan menghasilkan buah. Adakalanya setelah kita menanam kelengkeng lebih dari tiga tahun baik itu dalam pot atau langsung ke tanah tetapi belum juga mau berbunga. Orang-orang menyebut tanaman kelengkeng tersebut dengan istilah klengkeng mandul.
Solusi Klengkeng Mandul :

    Dibor

Lakukan “diagnosis” dengan memperhatikan secara seksama seluruh kondisi tajuk. Hasil “diagnosis” menunjukkan, tak satu pun ditemukan tunas baru muncul. Kondisi tanaman sehat dan subur. “Jika sudah tak ada daun baru yang muncul, baru diambil tindakan. kondisi daun yang seluruhnya hijau tua menandakan rasio karbon dan nitrogen (C/N ratio) tanaman tinggi.  Pada kondisi itu tanaman siap beralih dari fase pertumbuhan vegetatif ke generatif yang ditandai dengan munculnya bunga.

Bor dan membuat 20 lubang di sekeliling pangkal batang. Lubang dibuat menggunakan mata bor berdiameter 1 cm hingga kedalaman 7 cm. Saat pengeboran posisi mata bor miring hingga 450.  Pada setiap lubang tersebut suntikan 10 cc larutan yang terdiri atas campuran pupuk NPK berimbang dan hormon perangsang buah Powernutrisi. Setelah itu lubang disumbat menggunakan potongan styrofoam untuk mencegah kontaminasi cendawan dan bakteri penyebab penyakit. Berikan juga Supernasa di tanah dekat pangkal pohon dengan cara dikocor atau disiramkan.

Setelah pascaperlakuan dan mulai berbunga, tangkai bunga menyembul hampir di seluruh tajuk. Saat pohon tengah semarak bunga mulai perlakuan pemupukan.  Pupuk NPK atau 125 kg pupuk kandang dicampurkan denagn pupuk mikro organik Supernasa, masukkan ke dalam parit yang dibuat mengelilingi batang. “Pemupukan saat tanaman berbunga penting karena tanaman butuh energi ekstra untuk pembentukan buah”.

    Berikan Kalium Tinggi

Berikan larutan infus berisi hara berkalium tinggi langsung ke daerah perakaran menggunakan sebuah drum yang dilubangi bagian sisi bawahnya. Unsur kalium tinggi sangat diperlukan saat pembentukan buah. Dengan begitu kadar pati yang terbentuk dalam buah tinggi sehingga buah pun semakin manis.

Larutan “infus” dalam drum biasanya habis setelah 2 hari. Setelah habis drum diisi kembali dengan air dan pupuk dengan dosis sama. Infus diberikan hingga panen yakni 4 bulan setelah berbunga. Sampai panen menghabiskan 50 kg pupuk kandang, 3 botol powernutrisi, 2 kg NPK dan 1 kg KNO3 . Saat diukur dengan refraktometer tingkat kemanisan buah mencapai 190 briks.
Cara Lebih Efektif

Perlakuan aplikasi perangsangan buah dan pemupukan melalui injeksi lebih efektif untuk merangsang pembuahan. Itu terjadi karena nutrisi dan hormon langsung di distribusikan ke seluruh bagian tanaman melalui jaringan pembuluh. “Bila lewat penyiraman ada kemungkinan unsur hara hilang karena menguap atau mengalir di permukaan tanah karena tanah terlalu padat”. Hanya saja aplikasi injeksi itu perlu tenaga ekstra bila diterapkan pada kebun berskala luas.

Setelah panen berikan 125 kg pupuk kandang dan pupuk mokro Supernasa. Tujuannya agar kondisi tanaman kembali pulih setelah energinya habis terkuras untuk menghasilkan buah. Sebulan kemudian biasanya mulai muncul tunas-tunas baru. Jika seluruh tunas sudah menjadi daun dewasa,  lengkeng pun dapat dibuahkan kembali dengan injeksi.
Kesimpulan :

Cara Injeksi Kelengkeng ;

    Lubangi pohon di sekeliling pangkal batang menggunakan bor berdiameter 1 cm hingga kedalaman 7 cm. Saat pengeboran posisi mata bor miring 45o
    Suntikan 10 cc larutan yang terbuat dari campuran pupuk NPK dan Powernutrisi pada setiap lubang
    Sebulan kemudian pohon mulai berbunga. Berikan pupuk kandang sebanyak 125 kg dan Supernasa. Sebelum pemupukan, buat parit kecil di sekitar area perakaran yang jaraknya sejajar lebar tajuk. Taburkan pupuk kandang ke dalam parit, lalu timbun dengan tanah
    Siram pupuk kandang hingga basah agar pupuk meresap ke area perakaran
    Saat berbunga tanaman butuh air dan hara cukup. Lakukan penyiraman sekaligus pemupukan dengan sistem infus. Caranya, isi drum berkapasitas 200 l dengan air sebanyak 2/3 bagian drum, lalu celupkan sekarung pupuk kandang, 3 botol Powernutrisi serta 33 kg NPK dan 17 g KNO3. Lubangi sisi bagian bawah drum selebar paku. Dari sanalah larutan mengalir membasahi lahan. Larutan biasanya akan habis dalam 2 hari. Ulangi pemberian pupuk hingga panen
    Empat bulan setelah berbunga lengkeng lokal siap panen.
    Setelah panen berikan kembali pupuk dan Supernasa dengan dosis sama seperti disebutkan pada poin 3. Sebulan kemudian tunas mulai bermunculan. Jika tunas sudah berubah menjadi daun dewasa, lengkeng siap  dibuahkan kembali.

Demikian uraian kami persembahkan tetang teknik budidaya klengkeng nasa, Selamat mencoba dan sukses selalu untuk Anda.

Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Kakao


Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Kakao  

https://wwwpeluangbisnisonlinedanoffline.blogspot.co.id/


Setelah sebelumnya kami bahas tentang teknis budidaya tanaman kakao, kali ini akan kami bahas masalah hama dan penyakit yang umumnya terjadi pada tanaman kakao. Selain faktor kendala teknis budidaya dilapangan salah satu permasalahan yang terdapat pada usaha budidaya tanaman ini adalah serangan hama dan penyakit. Hama dan penyakit tanaman kakao ini dapat mengakibatkan turunnya hasil panen atau bahkan kematian pada tanaman. Mengingat skala usaha budidaya tanaman ini masih kecil dan sederhana, serangan hama dan penyakit tidak cepat dikendalikan. Hal ini akan memperparah akibat serangan hama dam penyakit pada tanaman kakao.


Beberapa hama dan penyakit yang menyerang tanaman kakao di pulau kundur antara lain:

a. Ulat Kilan ( Hyposidea infixaria; Famili : Geometridae ), menyerang pada umur 2-4 bulan. Serangan berat mengakibatkan daun muda tinggal urat daunnya saja. Pengendalian dengan PESTONA dosis 5 – 10 cc / liter.

b. Ulat Jaran / Kuda ( Dasychira inclusa, Familia : Limanthriidae ), ada bulu-bulu gatal pada bagian dorsalnya menyerupai bentuk bulu (rambut) pada leher kuda, terdapat pada marke 4 dan 5 berwarna putih atau hitam, sedang ulatnya coklat atau coklat kehitam-hitaman. Pengendalian dengan musuh alami predator Apanteles mendosa dan Carcelia spp, semprot PESTONA.

c. Parasa lepida dan Ploneta diducta (Ulat Srengenge), serangan dilakukan silih berganti karena kedua species ini agak berbeda siklus hidup maupun cara meletakkan kokonnya, sehingga masa berkembangnya akan saling bergantian. Serangan tertinggi pada daun muda, kuncup yang merupakan pusat kehidupan dan bunga yang masih muda. Siklus hidup Ploneta diducta 1 bulan, Parasa lepida lebih panjang dari pada Ploneta diducta. Pengendalian dengan PESTONA.

d. Kutu – kutuan ( Pseudococcus lilacinus ), kutu berwarna putih. Simbiosis dengan semut hitam. Gejala serangan : infeksi pada pangkal buah di tempat yang terlindung, selanjutnya perusakan ke bagian buah yang masih kecil, buah terhambat dan akhirnya mengering lalu mati. Pengendalian : tanaman terserang dipangkas lalu dibakar, dengan musuh alami predator; Scymus sp, Semut hitam, parasit Coccophagus pseudococci Natural BVR 30 gr/ 10 liter air atau PESTONA.

e. Helopeltis antonii, menusukkan ovipositor untuk meletakkan telurnya ke dalam buah yang masih muda, jika tidak ada buah muda hama menyerang tunas dan pucuk daun muda. Serangga dewasa berwarna hitam, sedang dadanya merah, bagian menyerupai tanduk tampak lurus. Ciri serangan, kulit buah ada bercak-bercak hitam dan kering, pertumbuhan buah terhambat, buah kaku dan sangat keras serta jelek bentuknya dan buah kecil kering lalu mati. Pengendalian dilakukan dengan PESTONA dosis 5-10 cc / lt (pada buah terserang), hari pertama semprot stadia imago, hari ke-7 dilakukan ulangan pada telurnya dan pada hari ke-17 dilakukan terhadap nimfa yang masih hidup, sehingga pengendalian benar-benar efektif, sanitasi lahan, pembuangan buah terserang.

f. Cacao Mot ( Ngengat Buah ), Acrocercops cranerella (Famili ; Lithocolletidae). Buah muda terserang hebat, warna kuning pucat, biji dalam buah tidak dapat mengembang dan lengket. Pengendalian : sanitasi lingkungan kebun, menyelubungi buah coklat dengan kantong plastik yang bagian bawahnya tetap terbuka (kondomisasi), pelepasan musuh alami semut hitam dan jamur antagonis Beauveria bassiana ( BVR) dengan cara disemprotkan, semprot dengan PESTONA.

g. Penyakit Busuk Buah (Phytopthora palmivora), gejala serangan dari ujung buah atau pangkal buah nampak kecoklatan pada buah yang telah besar dan buah kecil akan langsung mati. Pengendalian : membuang buah terserang dan dibakar, pemangkasan teratur, semprot dengan Natural GLIO.

h. Jamur Upas ( Upasia salmonicolor ), menyerang batang dan cabang. Pengendalian : kerok dan olesi batang atau cabang terserang dengan Natural GLIO + HORMONIK, pemangkasan teratur, serangan berlanjut dipotong lalu dibakar.

Catatan : Jika pengendalian hama penyakit dengan menggunakan pestisida alami belum mengatasi dapat dipergunakan pestisida kimia yang dianjurkan. Agar penyemprotan pestisida kimia lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat Perata AERO 810, dosis + 5 ml (1/2 tutup)/tangki.

Demikian yang dapat kami sampaikan tentang hama dan penyakit tanaman kakao semoga bermanfaat bagi Anda khususnya petani kakao di Indonesia.
Go Organik Indonesia !